Ciri-Ciri MLM Penipuan Alias Bodong

0
(0)

Halo Sobat Bonar yang budiman. Mengenai dunia bisnis, semua orang bisa menjalankan bisnis yang mereka inginkan baik secara offline maupun online. Tapi dengan berkembangnya teknologi sekarang ini kita sudah tau lah kalau perkembangan dunia bisnis sangat pesat berkat adanya Internet. Salah satunya adalah bisnis MLM atau Multi Level Marketing ini. Khusus artikel ini kita akan bahas mengenal ciri-ciri MLM Penipuan atau biasa disebut dengan MLM bodong. Dengan tulisan ini saya berharap para Sobat Androkit yang budiman mengenal dan menjauhi bisnis MLM “bodong”.

Mlm penipuan. MLM skema ponzi
Ciri-ciri MLM berkedok Ponzi

Mengenal Ciri-Ciri MLM Penipuan Alias Bodong

Sebenarnya ga cocok pakai kata penipunan. Tapi lebih tepatnya adalah MLM abal-abal atau bodong. Tapi tak apalah. walaupun beda kata tapi sama-sama tujuannya adalah merugikan orang lain, betul?

Oke,.. Kita semua sudah tau lah apa itu MLM atau Multi Level Marketing.

MLM adalah suatu strategi pemasaran yang memiliki tingkatan atau biasa disebut penjualan langsung. Jadi sales atau biasa disebut ‘member’ ini tidak hanya mendapatkan bonus dari hasil penjualannya, namun juga dari hasil penjualan member lain yang masih satu dalam jaringan.

Baca: Ciri-Ciri Money Game Skema Ponzi

MLM atau Multi Level Marketing ini merupakan penjualan langsung atau biasanya di sebut sebagai pemasaran jaringan. Dimana mereka dalam satu jaringan bekerjasama, saling motivasi agar penjualannya meningkat.

Pihak member yang direkrut oleh member lain disebut Downline dan sebaliknya Orang atau member yang merekrut member lain yang masih dalam satu organisasi disebut Upline.

Jadi misalnya saya mengajak Sobat Bonar masuk ke MLM bernama ‘A’ dan anda mendaftar lewat saya sebagai ‘Sponsor’ anda, maka saya otomatis adalah Upline anda. Dan kamu adalah Downline Saya.

Sejarah MLM (Multi Level Marketing)

Strategi penjualan seperti MLM ini menurut sejarah diawali dengan Direct Selling (1886). Hampir mirip dengan Multi Level Marketing.

MLM atau Multi Level Marketing ini pertama kali ditemukan oleh perusahaan bernama California Perfume Lady pada tahun 1886. Perusahaan parfum wanita yang didirikan oleh Dave Mc Connel. Dan pada tahun 1939. Perusahaan tersebut telah berganti nama menjadi AVON.

Berkembang begitu lumayan pesat, muncullah perusahaan baru yang menggunakan sistem penjualan yang baru pula. Yaitu memberikan sebuah komisi tambahan terhadap distributor yang sukses mencari member baru untuk dilatih serta membimbing para member barunya untuk menjualkan produk perusahaan.

Hingga akhirnya pada tahun 1956 dan 1959, datang perusahaan Shaakle dan Amway dengan menggunakan cara penjualan yang sama. Dan muncullah istilah MLM dari kedua perusahaan ini.

Jenis atau Ciri-Ciri MLM BODONG atau SCAM

Saya kasih judul dalam artikel ini adalah ‘MLM Penipuan’. walaupun sebenarnya kata yang cocok adalah ‘MLM Bodong’ atau ‘tidak sehat’. Tetapi secara tidak langsung sebenarnya ada kaitan dengan menipu orang atau member secara halus atau tidak terlalu nampak menipu.

Ada beberapa penulis temukan perusahaan MLM (bodong) yang sukses membuat para member-membernya menjadi bebek-bebek dungu (kamus pak Tjandra Teja 😀 ). Dan sebenarnya mereka adalah korban dari MLM bodong atau Scam.

Sebenarnya, gampang sekali melihat secara kasat mata, mana perusahaan MLM atau Multi Level Marketing yang benar-benar ‘Josss’ dengan perusahaan MLM BODONG atau Scam. Dan di sini saya rangkum ciri-ciri MLM Penipuan berdasarkan hasil pengamatan saya dan dari beberapa sumber terpercaya:

Iming-Iming dapat Reward yang Luar Biasa

MLM Bodong suka kasi iming2 reward

Yang pertama salah satu jenis MLM Scam adalah menjanjikan bakalan dapat Reward Utama atau Big Reward atau apalah pokoknya ada kata ‘Reward’, lalu kata BONUS besar dalam waktu singkat. Ini mustahil loh gaes,..

Kalau memang reward yang kita dapat adalah hasil dari penjualan produk perusahaan MLM tersebut maka itu adalah hal yang WAJAR. Tapi kalau inti reward itu kita bisa dapat hanya mengandalkan rekrut orang jadi member sebanyak-banyaknya dan tidak seimbang dengan penjualan produk. Maka itu bisa kita katakan MLM tidak sehat. Jadi hati-hati ya, Sobat Bonar. Kalau dapat yang seperti ini, mending jauhin aja dech….

Tahun 2007 saya pernah diajak masuk ke pertemuan yang ternyata leader MLM ‘Bodong’. Mereka menawarkan pada pendengar (calon member) agar segera daftar dan masuk ke perusahaan dan mereka terus memperlihatkan kemewahan reward.

Produknya Over Claim yang Berlebihan Banget

Yang pertama ciri-ciri MLM penipuan atau tidak sehat adalah Over Claim (klaim keunggulan produk yang berlebihan tanpa adanya pembuktian.

Boleh-boleh saja over claim produknya sendiri. Tapi jangan terlalu over banget harus ada pembuktian yang jelas.
Contohnya saja, ada produk dari perusahaan MLM yang katanya nih bisa menghemat bahan bakar bensin kalau ga salah 50% (koreksi kalau saya salah). Saya tak akan menyebutkan nama perusahaannya. Tapi penulis yakin para sobat pasti taulah yang saya maksud.

Kalau memang terbukti benar bisa menghemat bahan bakar 50%, saya jamin, ini pasti menjadi produk paling laris di INDONESIA. karna rata-rata rakyat Indonesia sudah punya motor, bukan?

Claim produk harus punya bukti dan sesuai dengan kemampuan produk tersebut. Jangan dilebih2kan.

Pasti Untung, dan Untung tanpa Buntung

Kalau ada leader MLM yang bilang “Segera daftar, bergabung dengan bisnis yang menjanjikan ini. pasti dapat Mobil Pa’k’ Jero dalam waktu singkat” atau dapat Pesawat, Rumah Mewah. Dan itu terus dikatakan baik dalam pertemuan maupun di sosmed tanpa memberikan penjelasan yang jelas tentang konsekuensi bergabung di perusahaannya, maka itu bisa kita katakan BODONG.

Biaya Daftar Sekaligus Beli Paket Produk yang Super Mahal

Biaya pendaftaran yang wajar biasanya 100rb, 150rb bahkan ada yang gratis. Kalau sama paket produk mungkin 300rb atau 400rb. Biasanya MLM yang sehat itu kalau ada yang daftar hanya biaya daftar saja.

Kalau ada biaya pendaftaran sampe berjuta-juta (berikut paket produk), Hati-hati, gaes.. Tahun 2010 yang lalu saya pernah dengar biaya pendaftaran 1,7 juta Rupiah.

Sebagai pengalaman pribadi admin, saya dulu juga pernah (hampir) masuk ke dalam jurang MLM Penipuan atau Scam. Teman saya mengajak saya untuk masuk ikut berbisnis yang katanya bisa dapat KAPAL PESIAR hingga PESAWAT PRIBADI. Itu ga salah tahun 2010.

Lebih Fokus Rekrut Member Baru

MLM yang sehat adalah fokus kepada volume penjualan, bukan fokus cari member baru. Ini bukan MLM lagi namanya. Melainkan MONEY GAME. Di sinilah bisnis piramida dimainkan. Padahal bisnis Piramida dengan MLM sangatlah berbeda.

Money Game sangat merugikan member. Karna akan lebih banyak yang membayar daripada yang menang. Pihak yang posisi di atas dialah yang KAYA.

Bedakan MLM sebagai penjualan langsung ke konsumen dengan MLM berkedok Piramida (Money Game).

Selalu Memamerkan Leader/Member Mereka yang Telah Sukses (padahal Ga Demikian)

MLM Penipu atau scam selalu melakukan berbagai cara untuk melabui calon member agar ikut masuk ke dalam perangkap mereka. Salah satunya dengan cara selalu memamerkan pemberian reward atau member yang telah mencapai keberhasilan walaupun secara sistem untuk mencapai puncak reward itu tidak mudah. Karena harus mencapai target rekrut 1000:1000 atau 2000:2000 (kiri dan kanan).

Ini opini saya, ya…
Mungkin Owner meminjamkan mobil kepada leader2 besar dalam jangka waktu tertentu seolah-olah mereka dapat bonus secara utuh. Mungkin saja ada kong kali kong antara leader dan owner jika mereka bisa tembus target maka mobil 100% jadi milik mereka beserta surat BPKB. ini masih opini saya. Coba aja dech, tanya kepada para pemenang. Tunjukin surat BPKB atas nama pemenang.

Tidak Memiliki Surat Izin yang Jelas dan Lengkap

Ciri-Ciri MLM Penipuan selanjutnya adalah Tidak dilengkapi dengan surat izin usaha. Dengan maraknya MLM berkedok Piramida (ponzi), dan masyarakat sangat diresahkan. Maka pemerintah menerbitkan surat SIUPL . Surat ini adalah surat wajib yang harus dipenuhi oleh perusahaan yang mengaku sebagai Perusahaan MLM. SIUP singkatan dari Surat Izin Usaha Langsung yang dikeluarkan oleh BPKM.

MLM atau Muli Level Marketing juga ada organisasi resmi yang bernama APLI. Hampir semua perusahaan penjualan langsung masuk menjadi anggota APLI (Asosiasi Penjualan Langsung Indonesia).

Kalau Sobat Bonar menemukan perusahaan MLM tapi tidak punya surat izin, maka anda harus hati-hati. Yang punya surat Izin pun belum tentu murni mengikuti peraturan MLM.

Itulah bererapa ciri-ciri MLM yang bisa kita katakan SCAM atau Money Game. Multi Level Marketing tidaklah salah. Ada beberapa perusahaan yang menerapkan pemasaran dengan cara MLM yang sukses dan hingga saat ini masih berjalan.

Yang salah adalah orang atau oktum yang menyalahgunakan aturan Penjualan Langsung (multi level marketing) ke arah Money Game atau Skema Ponzi.

Apakah artikel ini bermanfaat?

Klik bintang untuk memberi nilai

Total Rating: 0 / 5. Jumlah vote: 0

Sejauh ini belum ada, yuk kita beri vote artikel ini!

Bagikan:

Leave a Comment