Kebijakan Baru WhatsApp Membuat Users Panik Ketakutan

Kebijakan Baru WhatsApp Membuat Users Panik Ketakutan – Hai pembaca setia AndroKIT. Selamat datang di blog dunia Android. Artikel kali ini saya akan membagikan informasi penting buat kamu yang pengguna WA atau WhatsApp mengenai Privacy Policy terbaru yang dikeluarkan oleh anak perusahaan Facebook ini.

Kebijakan Baru WhatsApp Membuat Users Panik Ketakutan

Kebijakan Baru WhatsApp Membuat Users Panik Ketakutan

Dalam 1 minggu lebih yang lalu, pengguna WhatsApp saat membuka aplikasi pesan instan langsung mendapatkan pesan notif dari WA mengenai Kebijakan dan Aturan baru. Dan ini membuat sejumlah pengguna panik ketakutan dan heboh dikalangan dunia netizen.

Jujur, saya sebagai admin blog ini tidak mendapatkan sama sekali pesan notif tentang pembaharuan kebijakan baru. Sepertinya aplikasi pesan instan raksasa ini hanya mengirim beberapa pengguna saja dan secara bertahap semua pengguna akan menerimanya.

Musti Baca: Cara Membuat Stiker WhatsApp Lucu Menggunakan Foto Sendiri

APA ISI KEBIJAKAN BARU WHATSAPP?

Kita tahu sebelumnya WhatsApp adalah aplikasi pesan instan yang sangat populer dan terbesar. Hampir semua orang pengguna android di Indonesia maupun dunia telah menginstal aplikasi anak perusahaan Facebook ini sebagai alat untuk berkomunikasi.

Mengenai Kebijakan Baru, Ada beberapa poin penting yang menjadi sorotan publik sehingga masyarakat pengguna WA menjadi takut dan galau. Salah satu kebijakan yang sempat menjadi kontroversi adalah Platform pesan instan itu akan membagikan data users ke induk perusahaan yaitu Facebook.

Dalam pesan tersebut terdapat dua tombol “nanti” dan “Setuju”. Jika kita menekan tombol Nanti, maka pesan tersebut akan kembali muncul dalam waktu yang berbeda.

Dan lebih parahnya lagi, jika tidak setuju dengan kebijakan baru WA hingga tanggal 8 February 2021, maka kita tidak akan bisa menggunakan aplikasi pesan instan ini. Ya agak terkesan memaksa sih..

Semenjak kebijakan ini diluncurkan, banyak pengguna menghapus aplikasi WhatsApp ke aplikasi lain seperti Telegram dan Signal.

Kebijakan Baru WhatsApp Membuat Users Panik Ketakutan – Berikut 7 poin kebijakan baru yang sempat membuat warga WhatsApp takut dan beralih ke aplikasi kirim pesan instan yang lain:

1. Perubahan kebijakan privasi

WhatsApp akan menghadirkan tiga perubahan dalam kebijakan barunya. Yaitu: bagaimana perusahaan memproses data pengguna, bagaimanan bisnis dapat mengakses layanan Facebook untuk menyimpan dan mengelola obrolan WhatsApp, dan nantinya akan lebih banyak integrasi WhatsApp dengan produk Facebook lainnya.

2. Data WhatsApp yang dikumpulkan

Berdasarkan kebijakan privasi baru, WhatsApp akan mengumpulkan data hardware (perangkat keras) soal level baterai, kekuatan sinyal versi aplikasi, informasi browser, jaringan seluler, informasi koneksi (termasuk nomor telepon, operator seluler atau ISP), bahasa dan zona waktu, alamat IP, informasi operasi perangkat, dan pengidentifikasi (termasuk pengidentifikasi unik terhadap Produk Perusahaan Facebook yang dikaitkan dengan perangkat atau akun yang sama).

3. Informasi yang dibagikan ke Facebook

“Informasi yang kami bagikan dengan Facebook Companies termasuk informasi registrasi aku (seperti nomor ponsel), data transaksi, informasi yang terkait dengan layanan, informasi mengenai cara berinteraksi dengan pengguna lain (termasuk bisnis) ketika menggunakan layanan termasuk informasi lain yang kami kumpulkan berdasarkan persetujuan pengguna,”

Musti Baca: Trik Download Status WA Orang Lain

Di poin 3 ini, semua data pribadi kita akan diserahkan kepada Facebook sebagai induk perusahaan. Data yang akan facebook terima dari WhatsApp adalah Nomor Telepon, Alamat IP, Informasi Pertangkat keras yang kita gunakan dan lainnya.

4. Iklan tidak muncul

Sejauh ini, WhatsApp belum mengizinkan iklan spanduk pihak ketiga di platformnya dan tidak berniat memperkenalkan layanan tersebut. Namun, WhatsApp mengatakan, “Jika Anda melakukannya, kami akan mengubah kebijakan privasi ini.” Jadi iklan cenderung muncul di WhatsApp.

5. Data yang akan disimpan oleh WhatsApp

Kebijakan privasi WhatsApp mengungkapkan bahwa meskipun pengguna tidak mengaktifkan fitur lokasi pengguna, mereka akan mengumpulkan data alamat IP dan informasi lain seperti kode area nomor ponsel. Ini adalah perkiraan kota atau negara pengguna.

6. Hapus akun WhatsApp tidak akan melindungi data Anda

“Saat Anda menghapus data, itu tidak memengaruhi informasi Anda tentang grup obrolan yang dibuat atau informasi yang dimiliki pengguna lain, seperti salinan pesan terkirim,” tulis WhatsApp.

7. Berhati-hatilah saat berinteraksi dengan WhatsApp Business

Dengan perubahan kebijakan privasi ini, ketika pengguna berinteraksi dengan bisnis WhatsApp, banyak pengguna akan melihat konten yang Anda bagikan. Artinya Anda belum bisa memastikan bagaimana data tersebut akan digunakan.

Tinggalkan komentar