Di sini, kami akan membagikan informasi penting bagi kamu yang ingin mengetahui besarnya denda keterlambatan Indodana, termasuk jika kamu terlambat membayar cicilan selama satu hari.
Besarnya denda keterlambatan perlu diketahui sejak awal agar kamu bisa memperkirakan biaya tambahan yang harus dibayar jika melewati tanggal jatuh tempo.
Informasi dalam artikel ini kami susun berdasarkan pengalaman pribadi tim kami. Salah satu anggota tim mengajukan pinjaman melalui Indodana dan mendapatkan pinjaman sebesar Rp10 juta dengan tenor 12 bulan.
Setelah pengajuan disetujui, kami mendapatkan dokumen PDF bernama “Contract” yang berisi perjanjian antara peminjam dan pemberi pinjaman.
Meskipun saat itu cicilan pertama belum jatuh tempo dan kami belum mengalami keterlambatan pembayaran, dokumen kontrak tersebut sudah memberikan informasi mengenai biaya denda yang akan dikenakan apabila pembayaran terlambat.
Perlu diperhatikan bahwa rincian denda yang kami bahas di bawah ini mengacu pada informasi dalam kontrak yang kami peroleh. Ketentuan setiap pengguna dapat berbeda, sehingga kamu tetap perlu memeriksa kontrak pinjaman milikmu sendiri.
Baca juga: Bagaimana jika Telat Bayar Adapundi? Ini 7 Resikonya
Berdasarkan rincian biaya dalam kontrak yang kami peroleh, denda keterlambatan Indodana dibedakan berdasarkan besarnya cicilan bulanan.
Berikut rincian denda yang tercantum dalam dokumen tersebut.
| Lama keterlambatan | Denda per hari | Akumulasi denda |
|---|---|---|
| Hari ke-1 sampai ke-3 | Rp5.000 | Maks. Rp15.000 |
| Hari ke-4 sampai ke-7 | Rp10.000 | Maks. Rp55.000 |
| Hari ke-8 sampai ke-15 | Rp15.000 | Maks. Rp175.000 |
| Hari ke-16 sampai ke-30 | Rp20.000 | Maks. Rp475.000 |
Jadi, jika cicilan bulananmu di bawah Rp1 juta, denda untuk keterlambatan satu hari adalah Rp5.000, berdasarkan rincian kontrak yang kami peroleh.
| Lama keterlambatan | Denda per hari | Akumulasi denda |
|---|---|---|
| Hari ke-1 sampai ke-3 | Rp10.000 | Maks. Rp30.000 |
| Hari ke-4 sampai ke-7 | Rp20.000 | Maks. Rp110.000 |
| Hari ke-8 sampai ke-15 | Rp30.000 | Maks. Rp350.000 |
| Hari ke-16 sampai ke-30 | Rp40.000 | Maks. Rp950.000 |
Dengan demikian, jika cicilan bulananmu di atas Rp1 juta, denda untuk keterlambatan satu hari adalah Rp10.000, berdasarkan rincian kontrak yang kami peroleh.
Perlu diingat, jumlah denda tersebut bukan berarti berlaku sama untuk semua pengguna Indodana. Periksa kembali ketentuan pada kontrak pinjamanmu untuk memastikan nominal yang berlaku.
Baca juga: Bagaimana jika Telat Bayar Adapundi? Ini 7 Resikonya
Untuk menghitung denda keterlambatan, kamu perlu mengetahui besarnya cicilan bulanan dan berapa hari kamu terlambat membayar.
Berdasarkan tabel di atas, tarif denda meningkat sesuai rentang hari keterlambatan. Oleh karena itu, perhitungan akumulasi denda perlu memperhitungkan setiap rentang hari yang telah dilewati, bukan langsung mengalikan seluruh hari keterlambatan dengan tarif pada rentang terakhir.
Misalnya, cicilan bulananmu sebesar Rp800.000 dan kamu terlambat membayar selama satu hari.
Karena cicilan tersebut di bawah Rp1 juta, tarif denda pada hari pertama adalah Rp5.000.
Perhitungannya:
Denda = 1 hari × Rp5.000 = Rp5.000
Jadi, denda keterlambatan yang harus diperhitungkan adalah Rp5.000.
Jika cicilan bulananmu Rp800.000 dan kamu terlambat membayar selama dua hari, perhitungannya adalah:
Denda = 2 hari × Rp5.000 = Rp10.000
Dengan demikian, total denda selama dua hari adalah Rp10.000.
Misalnya, cicilan bulananmu sebesar Rp1,2 juta dan kamu terlambat membayar selama 10 hari.
Berdasarkan skema denda bertingkat dalam tabel, perhitungannya adalah sebagai berikut.
Total denda:
Rp30.000 + Rp80.000 + Rp90.000 = Rp200.000
Jadi, berdasarkan metode perhitungan bertingkat tersebut, akumulasi denda selama 10 hari adalah Rp200.000, bukan Rp300.000.
Perhitungan ini merupakan simulasi berdasarkan rincian tarif dalam kontrak yang kami peroleh. Pastikan metode pengenaan denda pada kontrakmu memang menggunakan tarif bertingkat secara kumulatif.
Ya, kamu perlu memeriksa dokumen perjanjian pinjaman untuk memastikan besaran denda yang berlaku pada akunmu.
Sebelum mengajukan pinjaman, perhatikan beberapa hal berikut:
Jika kamu menemukan perbedaan antara nominal dalam aplikasi dan kontrak, sebaiknya mintalah penjelasan resmi kepada pihak Indodana sebelum menyimpulkan jumlah tagihan yang benar.
Berdasarkan rincian kontrak Indodana yang kami peroleh, denda keterlambatan satu hari adalah Rp5.000 untuk cicilan bulanan di bawah Rp1 juta dan Rp10.000 untuk cicilan di atas Rp1 juta.
Namun, nominal tersebut merupakan informasi berdasarkan kontrak yang kami peroleh, bukan ketentuan universal bagi semua pengguna. Besaran denda dan cara perhitungannya perlu disesuaikan dengan perjanjian pinjaman masing-masing.
Karena itu, usahakan membayar cicilan tepat waktu agar terhindar dari biaya tambahan. Jika kamu sudah terlambat membayar, periksa rincian tagihan dan segera hubungi layanan resmi Indodana jika ada biaya yang tidak kamu pahami.
Apakah kamu pernah mengalami keterlambatan pembayaran Indodana? Silakan bagikan pengalamanmu di kolom komentar agar bisa menjadi informasi bagi pembaca lainnya.