Mengerikan!!! Beginilah cara mereka melakukan penagihan kepada nasabahnya yang sudah telat bayar. Diketahui teman kita ini bernama Risma Haris menjadi korban penyebaran data pribadi ke salah satu media sosial. Bagaimana ini bisa terjadi? dan apa yang harus kita lakukan jika mendapatkan problem yang sama?
Jadi awal ceritanya ibu ini mungkin sedang membutuhkan pinjaman dana darurat dan menemukan aplikasi yang bernama Urus Credit. Karena penasaran, dia langsung instal dan mengajukan pinjaman dengan mengisi data pribadi, pekerjaan, dan lain sebagainya.
Hingga pada akhirnya ibu ini tidak jadi pinjam karena diketahui bunga dan tenornya sangat tidak masuk akal. Jadi dia langsung hapus aplikasinnya.
Setelah kejadian itu, tidak lama kemudian ada notifikasi bahwa pinjaman disetujui dan langsung di transfer ke rekeningnya. Kejadian ini tentu membuat bu Risma Haris kaget dan merasa tidak pinjam apapun di aplikasi Urus Credit tersebut.
Gimana tidak terkejut pinjaman masuk dan harus dikembalikan dalam waktu 7 hari. Itupun harus dilunasi semuanya. Kalau tidak bayar, biaya akan membengkak karena ada biaya telat bayar.
Karena ibu ini bingung harus berbuat apa, pada akhirnya dia ingin mencari cara supaya dia bisa mengembalikan uang pokok pinjaman dari pinjol ini. Dan upaya itu pun sia-sia. Ibu ini tidak bisa mengembalikan pinjaman pokok tersebut karena tidak dapat menemukan rekening resmi dari apk Urus Kredit.
Tiga atau empat hari sebelum jatuh tempo, ibu ini mendapatkan pesan WA dari penagih yang isinya harus melunasi pinjaman tersebut. Karena ibu ini merasa dirugikan, maka ibu ini tidak mau membayar tagihan tersebut hingga pada akhirnya gagal bayar.
Rekomendasi: 5 Pinjol Bunga Rendah, Minim Potongan Pencairan
Penagih mengancam akan menyebarkan data pribadinya ke kontak darurat dan semua media sosial. Ternyata ancaman tersebut nyata. Penagih menyebarkan data pribadi ibu ini dengan narasi “maling uang kantor”.
Mengerikan bukan! Tapi inilah yang dilakukan oleh penagih pinjaman online ilegal pada umumnya…
Kalau kamu sudah mendapatkan ancaman yang sama terutama di pinjol ilegal, saran saya:
Kalau penagih sudah menyebarkan data pribadi kamu dengan narasi yang sama, jangan panik! Kamu tinggal klarifikasi saja ke teman atau keluarga kamu bahwa kalau kamu sebenarnya korban pinjol ilegal. Kamu ceritakan awal mulanya kalau kamu tidak pernah menyetujui pinjaman tersebut.